RAGU UNTUK MENIKAH? PIKIRKANLAH HAL INI

pikirkan-sebuah-keputusan-untuk-menikahindolifestyle.co.id – Menikah ialah ketetapan besar yang harus diambil sepanjang perjalanan hidup dan akan mempengaruhi hari esok Kamu untuk sebuah kehidupan yang baru. Bisa saja perihal ini juga yang menjadi argumen mengapa seseorang ragu atau bahkan takut untuk berkomitmen serius dan hasilnya menikah.

Kalau ketika ini Kamu sedang sendiri, disaat-saat seperti ini merupakan waktu yang menguntungkan bagi Kamu untuk mencari mutu yang paling baik dari satu orang pasangan nanti. Tapi apabila kini Kamu telah memilki pasangan, namun anda masih ragu untuk menikah dengannya, pasti akan beda lagi ceritanya.

Seorang psikolog sekaligus konsultan percintaan, Ratih Ibrahim mengemukakan seandainya sebuah jalinan cinta perlu penyesuaian untuk komitmen yang serius antara dua belah pihak. Penyesuaian tidak cuma berjalan pada saat pendekatan ataupun pacaran, namun percaya untuk berlanjut sampai menjalani pernikahan. Tapi pasti saja, penyesuaian yang dibutuhkan kala pacaran tak sebesar penyesuaian yang dibutuhkan pada saat menjalani sebuah pernikahan.

“Karena saat menikah, komitmen, tanggung jawab dan juga ketika bersama dengan pasangan jadi lebih besar,” papar Ratih.

Jikalau sekarang ini Kamu merasa dapat mentolerir sikapnya yang tidak searah dengan Kamu, sebaiknya pastikan dahulu apabila penerimaan itu tidak dapat menciptakan penyesalan nantinya. Dalam kata lain, jangan sampai hingga Kamu membohongi diri cuma sebab takut kehilangan laki laki yang sebenarnya tidak sesuai bersama Kamu.

Menurut Ratih, ada dua aspek mendasar yang sanggup dijadikan pertimbangan ketika ragu buat putuskan menikah. Yang perdana yaitu disaat pasangan tak sempat lakukan diskusi dalam membawa ketentuan yang berkenaan keperluan dengan. Gampang saja, ini artinya dia tak menghargai atau merasa membutuhkan Kamu yang merupakan pasangan dan timnya.

Sikap ke-2 yang sanggup dijadikan pertimbangan ialah saat dirinya tak menghargai pemikiran, opini dan perasaan Kamu. Meski Kamu mengaku amat sangat mencintainya, tetapi pikirkan lagi apakah Kamu bakal bahagia buat hidup selamanya dengan laki-laki seperti itu? Jawabannya cuma Kamu yang dapat memutuskan.

“Pikiran, opini dan perasaan yang bisa saja tidak sama akan jadi sumber konflik dalam pertalian rumah tangga nantinya. Tak jarang yang berujung terhadap ketidakbahagiaan dan ketidakpuasan rumah tangga,” tambah psikolog lulusan Kampus Indonesia ini.

                                                        

Sumber : wolipopdotcom

 

banner rj store 5

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Leave a Reply