CARA MERAWAT BATIK AGAR WARNA TIDAK PUDAR

batik-menjemur-batik-pBagi para penggemar batik, merawat kain tradisional Indonesia yang sudah dipercaya oleh UNESCO ini merupakan aspek yang wajib buat dilakukan. Kalau tak, kain yang hadir dalam bermacam motif ini warnanya bakal pudar & gampang sobek. Lantas macam mana caranya supaya kain batik tak segera rusak? Indra Tjahjani selaku pakar batik &penggagas komune Mbatik Yuk turut mengungkapkan langkah-langkahnya. Seperti apa?

1. Saksikan Kiat Menaruh
Sesudah batik selesai dicuci, ada baiknya lihat trick menyimpannya. “Kalau menaruh batik sebaiknya jangan sampai gunakan kapur barus atau kamper. Sebab itu yangmenciptakan kain batik jadi rapuh,” ujarnya di program Attack Batik Saat Ini Pula di Cafe Retro, Menara Bidakara, Jakarta Selatan, Rabu,(30/9/2015).

2. Biji Merica
Demi menjaga mutu kain biar lebih tahan lama, perempuan yang jadi penggagas batik sejak 1998 ini menyarankan utk memanfaatkan biji merica. Caranya, masukkan biji merica ke dalam kain atau kantung yang sudah dilubangi, seterusnya letakkan di dalam lemari ruang Kamu menaruh batik. Terkecuali biji merica, bahan lain yang dapatdipakai yakni akar wangi.

3. Tak Dilipat
Apabila batik Kamu disimpan dalam dalam waktu yang lama, usahakan supaya tak disimpan dalam kondisi dilipat. Elemen tersebut dimaksudkan supaya batik tak langsungsobek.

“Biasanya batik serta diperlukan buat jarit atau bawahan kebaya, menjadi ada sekian banyak orang era dahulu yang menyimpannya dgn trick dilipit agar enteng diperlukan.Namun sebenarnya itu kurang bagus sebab jika terlampaui lama disimpan dalam kondisi seperti dilipit bakal enteng sobek,” tutur perempuan yang memanfaatkan kebaya &jarit sbg busana sehari-hari.

4. Angin-anginkan
Kala batik disimpan di dalam lemari, suhu di dalamnya bakal lembab & mampu memunculkan jamur atau bau yang kurang sedap. Utk itu, sebaiknya melaksanakanperawatan berkala secara mengeluarkan seluruhnya kain batik dari dalam lemari & didiamkan di area biar terkena angin.

“Kan lemari tidak jarang lembab, menjadi minimal sebulan sekali kain batik dikeluarkan tetap diangin-anginkan supaya tak bau. Yang bagus seperti itu, supaya batiknya awet, tak sobek, & tak dikonsumsi rayap,” tutup perempuan yang menyelesaikan pendidikan doktor di bagian pelestarian warisan budaya di Canberra University Australia itu.

Sumber: wolipop

banner rj store 5

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Leave a Reply